Arsip Perguruan Tinggi Menurut UU No 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan

3 October 2011
Comments 0
3 October 2011, Comments 0

Arsip Perguruan Tinggi merupakan salah satu Lembaga Kearsipan, sebagaimana yang tercantum di dalam UU No 43 Tahun 2009 mengenai Kearsipan. Lembaga-lembaga Kearsipan ini terdapat dalam Pasal 19 sampai pasal 29 UU No 43 tahun 2009 tentang Kearsipan. Berikut ini beberapa Pasal dan penjelaan terkait Arsip Perguruan Tinggi menurut UU No 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

 

Pasal 1 poin 17:

Arsip perguruan tinggi adalah lembaga kearsipan berbentuk satuan organisasi perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang melaksanakan fungsi dan tugas penyelenggaraan kearsipan di lingkungan perguruan tinggi.

 

Pasal 27
(1) Arsip perguruan tinggi adalah lembaga kearsipan perguruan tinggi.
(2) Perguruan tinggi negeri wajib membentuk arsip perguruan tinggi.
(3) Pembentukan arsip perguruan tinggi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(4) Arsip perguruan tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib melaksanakan pengelolaan arsip statis yang diterima dari:

  1. satuan kerja di lingkungan perguruan tinggi; dan
  2. civitas akademika di lingkungan perguruan tinggi.

 

Pasal 28

Selain kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (4), arsip perguruan tinggi memiliki tugas melaksanakan:

  1. pengelolaan arsip inaktif yang memiliki retensi sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun yang berasal dari satuan kerja dan civitas akademika di lingkungan perguruan tinggi; dan
  2. pembinaan kearsipan di lingkungan perguruan tinggi yang bersangkutan.

 

Pasal 29
Unit kearsipan pada pencipta arsip dan lembaga kearsipan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) harus dipimpin oleh sumber daya manusia yang profesional dan memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan formal dan/atau pendidikan dan pelatihan kearsipan.

 

Penjelasan Pasal 16 Ayat (3) Huruf d:
Arsip perguruan tinggi dibentuk untuk menyelamatkan arsip penting yang berkaitan dengan bukti status intelektualitas serta pengembangan potensi yang melahirkan inovasi dan karya-karya intelektual lainnya, yang berkaitan dengan fungsi perguruan tinggi sebagai lembaga penelitian, lembaga pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Penjelasan Pasal 27:

Ayat (1)
Yang dimaksud “perguruan tinggi” adalah perguruan tinggi sebagaimana dimaksud dalam undang-undang di bidang pendidikan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah.

Ayat (2)
Yang diwajibkan membentuk arsip perguruan tinggi adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah, sedangkan pembentukan arsip perguruan tinggi di lingkungan perguruan tinggi swasta diserahkan kepada kebijakan internal perguruan tinggi yang bersangkutan.

Demikian beberapa kutipan mengenai Arsip Perguruan Tinggi Menurut UU No 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Audience Overview

Visits 3.230

Unique IPs 2.041

Bounce rate 31,18

Known visitors 1

New visitors 1.421

Bots 0

Pageviews per visit 1,41

Longest visit 26 hits