Wednesday 3rd September 2014
HomePengertian ArsipPengertian Arsip dan Kearsipan Menurut UU Nomor 43 Tahun 2009

Pengertian Arsip dan Kearsipan Menurut UU Nomor 43 Tahun 2009

Menurut Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2009 mengenai Kearsipan, beberapa pengertian mengenai arsip dan kearsipan telah terangkum di dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1. Berikut ini pengertian arsip dan kearsipan menurut UU No. 43 Tahun 2009:

  1. Kearsipan adalah hal-hal yang berkenaan dengan arsip.
  2. Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  3. Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu.
  4. Arsip vital adalah arsip yang keberadaannya merupakan persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional pencipta arsip, tidak dapat diperbarui, dan tidak tergantikan apabila rusak atau hilang.
  5. Arsip aktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya tinggi dan/atau terus menerus.
  6. Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun.
  7. Arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau lembaga kearsipan.
  8. Arsip terjaga adalah arsip negara yang berkaitan dengan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara yang harus dijaga keutuhan, keamanan, dan keselamatannya.
  9. Arsip umum adalah arsip yang tidak termasuk dalam kategori arsip terjaga.

Sedemikian lengkap UU No. 43 Tahun 2009 ini mewadahi pengertian arsip dan kearsipan. Tinggal bagaimana penerapannya dalam pengelolaan arsip bagi kehidupan kebangsaan, organisasi, perusahaan dan perkantoran sehingga pada akhirnya dapat terwujud dunia kearsipan tanah air yang terkelola secara optimal, efektif dan efisien.

18 Comments to “Pengertian Arsip dan Kearsipan Menurut UU Nomor 43 Tahun 2009”

  • adeskana says:

    ditunggu posting2 berikutnya.
    tetap semangats! Caiyo!!!

  • ardo kpus says:

    undang undang a kok gk ada,, kok cuman pengertian a aja,

  • ryo adja says:

    kok pengertiannya belum lengkap ya :sad:

    • admin says:

      pengertian di posting ini memang hanya yang terkait dengan arsip saja. untuk yang lain-lain, memang sengaja tidak ditampilkan. trims atas kunjungannya.

  • fita says:

    knpa gx ada macam – macam peraturan perundang undangan na y , , ,

  • Novenita Sesilia Maramis says:

    ada nggk pengertian kearsipan/arsip menurut para ahli ??

    soalnya aq nyarianx susah bnget :’(

  • santi says:

    cuman ssegituh weehhh?????

  • Iqbal says:

    Nice info dan ini yang saya cari-cari artikel yang sangat berarti dan semoga sukses selalu …

  • Iqbal says:

    Nice info dan ini yang saya cari-cari artikel yang sangat berarti dan semoga sukses selalu … kalau bisa UU ia lebih terinci lagi …

  • Intan Marintan says:

    Untuk Novenita, sedikit menambahkan saja. pengertian arsip yang lain dapat kamu temukan pada bukunya William Saffady, ARMA International dan bukunya Jay Kennedy, a guide to corporate record keeping.
    Terimakasih ya atas infonya min, soalnya saya malas membaca UUnya :D

    • admin says:

      @ Intan Marintan: terima kasih telah melengkapi artikel ini dgn sumber referensi lainnya, Intan. Smoga yang lain semakin terbantu dengan informasi ini. Terima kasih.

  • Ia smoga ..... says:

    Untuk kalian ,,,,,,,qita hanya perlu mengerti memahami apa itu arsip bukan ……

  • Riska smk says:

    Ini yang saya cari-cari s’lama ini

  • Anonymous says:

    Kurang lengkap, tapi makasih infonya :-)
    sangat bermanfaat ;-)

  • nana says:

    wah..thanks artikelnya…di tunggu yang lainnya :)

  • Leave a Reply for “Pengertian Arsip dan Kearsipan Menurut UU Nomor 43 Tahun 2009”




    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>